Step by Step Installasi Oracle 10g for Linux di Ubuntu 11 ( bagian 2 – Oracle-Installation )

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah tahap Oracle Database Server Installation yang kita lakukan setelah menyiapkan sebelumnya proses PRE-Installasi Oracle Database Server 10g for Linux pada OS Linux Ubuntu 11.04.

Pada Artikel panduan ini, Installasi Oracle sengaja kita awali dengan installasi Oracle Database Server Only yang kemudian di lanjutkan dengan Create Database Instanse mengunakan DBCA ( Database Configuration Assistent ).

1. Setelah tahap Pre-Installation selesai kita lakukan :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/05/02/step-by-step-installasi-oracle-10g-for-linux-di-ubuntu-11-bagian-1-pre-installation/ maka selanjutnya kita lakukan Installasi Oracle Database Server dengan Login User Oracle. Dalam panduan ini, Installer Oracle for Linux telah kita copy kan ke folder : /xps/oracle

Selanjutnya kita berikan perintah :  ./runInstaller  -ignoreSysPreReqs

2. Selanjutnya akan muncul tampilan “Welcome to The Oracle Universal Installer”, seperti gambar dibawah ini lalu kita klik Next.

3. Selanjutnya kita tentukan jenis installasi Oracle Enterprise Edition, Oracle Standart Edition, ataukah Custom. Lalu kita klik Next.

4. Selanjutnya kita tentukan folder installasi yang telah kita siapkan sebelumnya, misalnya di :

/xps/app/oracle/product/10.2.0/dbhome_1

5. Selanjutnya kita pilih Install Database Software Only. Lalu klik Next untuk memulai installasi.

6. Selanjutnya seperti tampilan di bawah ini, kita klik Install.


7. Rileks dan tunggu hingga proses installasi finish 100%.

8. Pada proses berikutnya, kita akan di berikan Script untuk kita jalankan :

/xps/app/oracle/product/10.2.0/dbhome_1/root.sh

9. Buka Terminal Console, lalu  dan jalankan Script root.sh tersebut dengan akses Root  :

sudo  /xps/app/oracle/product/10.2.0/dbhome_1/root.sh

10. Berikutnya akan tampil gambar seperti dibawah ini bahwa installasi Oracle Software kita telah selesai.

11. Setelah installasi Oracle Software selesai maka berikutnya kita masuk ke folder hasil installasi :

cd  /xps/app/oracle/product/10.2.0/dbhome_1/bin

12. Selanjutnya berikan perintah DBCA ( Database Configuration Assistent ). Dan akan muncul wizard untuk membuat database instance.

13. Kita klik Next lalu kita pilih pilihan ‘Create a Database’ lalu kita klik Next.

14. Pilih Custom database lalu klik Next.

15. Lalu kita tentukan nama GDN dan SID-nya, misalnya kita beri nama xps.

16. Selanjutnya menentukan Storage Option, kita pilih FileSystem ( mengikuti filesystem yang kita gunakan ). Lalu klik Next.

17. Menentukan folder lokasi database atau datafile nanti, misalnya kita buat folder : /xps/oradata

18. Selanjutnya menentukan folder Flash Recovery Area, setting default-nya saja lalu klik Next.

19. Berikutnya menentukan Database Content sesuai kebutuhan kita, lalu klik Next.

20. Selanjutnya kita menentukan Parameter Inisialisasi ( memory, sizing, character sets / NLS  dan connection mode ).

21. Selanjutnya ditampilkan konfigurasi yang telah kita buat. Kli Next.

Selanjutnya kita perlu setting DBORA dan ORATAB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s