Layout RT-RW-Net dan Perangkat Wireless Pahe

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Walaupun sudah banyak yang sharing tentang perangkat Wireless untuk RT-RW-Net serta teknisnya secara detail, setidaknya artikel ini menjadi salah satu wacana bagi rekan-rekan yang akan mengimplementasikan jaringan RT-RW-Net. Atau setidaknya dapat menjadi  acuan atau rujukan ( kayak dokter aja… ) dalam membangun jaringan wireless. Teknis dan perangkat disini merupakan real implementasi penulis diberbagai tempat di Surabaya, dst. Perangkat pahe yang saya maksudkan disini adalah bukan perangkat murahan tapi emang harga perangkatnya murah ( menurut saya loh… dibandingkan produk lain yang kualitasnya se-level ).

Berikut ini adalah Topologi jaringan Wireless RT-RW-Net atau Midle Range untuk implementasi di Corporate atau di perusahaan anda :

Penjelasan Teknisnya adalah sebagai berikut :

1. Dari ADSL Modem, dial up maupun manajemen bandwith serta authentikasi user ditangani oleh Mikrotik.

2. Router Mikrotik dapat kita gunakan RouterBoard RB-750, RB-450 ataupun PC Router.

3. Dari Mikrotik, distribusi jaringan dilakukan oleh sebuah Switch. Cukup pilih yang 8 Port atau 16 Port, bisa pilih merk DLINK, Prolink, 3 Com, Linksys atau merk yang lain.

4. Selanjutnya dari Swith dapat kita distribusikan ke Access Point Out Door, disini kita gunakan merk TPLINK Type TL-WA5110G ( High Power ). Selanjutnya dari Access Point ini kita pasang sebuah kabel Pigtail lalu di sambungkan ke Antena Omni Directional merk TPLINK type TL-ANT2412.

5. Tingi Tower atau tiang untuk antena kurang lebih 8 meter atau 2 pipa. Surge Protector atau anti petir juga sangat perlu untuk dipasang ( lebih tinggi daripada Antena yang kita pasang ).

6. Dari sisi Client atau penerima, dapat mengunakan Wajan Bolic+USB Wifi Adapter, Antena kaleng+USB Wifi Adapter, Antena Omni+Access Point Client, ataupun mengunakan Antena Grid +Access Point Client.

Estimasi harga perangkat yang kita gunakan untuk RT-RW-Net ini adalah :

1 ) Modem ADSL TPLink Rp. 400.000,-
2 ) Cable UTP Cat. 5e Rp. 10.000,- 20 meter Rp. 200.000,-
3 ) Access Point TPLink TL-WA5110G (High Power) Rp. 500.000,- ( included Adaptor + POE 12 Volt, belum termasuk Outdoor Box With Mounting Plat ).
4 ) Antena Omni TL-ANT2412B Rp. 400.000,-
5 ) Pigtail Ufl to N TL-ANT24PT Rp. 75.000,-
6 ) Mikrotik RB-750G Rp. 450.000,-
7 ) Lightning Surge Arrester Altelicon Rp. 350.000,-
8 ) SWITCH DLINK 16 Port 100Mbps Rp. 400.000,-
9 ) UPS Prolink 650 Pro Rp. 500.000.-
Total Biaya Hardware Rp. 3.275.000,-

Pilihan Hardware yang lain adalah :

1 ) Modem ADSL Prolink / Linksys / TPLink Rp. 500.000,-
2 ) Cable UTP Cat. 5e Rp. 10.000,- 20 meter Rp. 200.000,-
3 ) [PAKET] Access Point RouterBoard RB 433 OS (Mikrotik Level 4)
– Radio Mini PCI R52H 802.11a/b/g – 350mw 108 mbps With Turbo Mode
– Pigtail Ufl to N
– Adaptor + POE 18 Volt
– Outdoor Box With Mounting Plat
– Cable Jumper Andrew CNT400 N to N Conectorized [HARGA PAKET = Rp. 3.950.000,-]
4 ) Antena Omni Hyperlink p. 1.950.000,-
5 ) Lightning Surge Arrester Altelicon Rp. 350.000,-
6 ) SWITCH DLINK 16 Port 100Mbps Rp. 400.000,-
7 ) UPS Prolink 650 Pro Rp. 500.000.-
Total Biaya Hardware Rp. 7.575.000,-

~~~~~~

Oke lah kalo begitu, semoga sharing ini bermanfaat dan jika anda membutuhkan support hardware diatas dapat menghubungi 081-357-661-007. Selamat berkarya… Let’s Go and Routing the Word…

14 responses to “Layout RT-RW-Net dan Perangkat Wireless Pahe

  1. Artikel yang menggugah memori jaman belajar wajanbolik… Lihat pa Ono senyum jadi ingin kembali nyolder… Makasih bos Nathan… Artikelnya langsung di copas, diedit dan dicetak buat pegangan….

    • # Hendriono… Saya justru ingat ekspresi Kang Onno waktu “Gak tega mengebor Wajan yang masih kinclong” pada event seminar “Wireless Networking 2009” di Surabaya. Sampai sekarangpun wajannya masih utuh dan masih kinclong, saya sendiri juga gak tega memakainya. Mudah-mudahan suatu hari nanti bisa di lelang dan laku ratusan juga. Huahahahaha… Ada yang berani menawar tinggi lelang Wajan Bolic Pak Onno ini…??? Ayo… ayo… ayo…

  2. matur nuhun to kang nathan and kang ono nich yang udah bagi2 ilmune, dah mudah2an dibales semua amal kebaikannya amiiinnn.😀

    • #hardyboyz Hem… saat ini Yogyafree tidak memproduksi WajanBolic karena sudah banyak yang produksi wajanbolic. Tapi coba dech nanti saya usulkan ke rekan2 pengurus yang lain, sapa tahu pada setuju untuk produksi WajanBolic Merk Yogyafree XCODE. Produk Special dengan harga special. Yaitu special produk untuk wifi hacking / Security Auditor, bisa dibundel dengan Linux BackTrack atau Linux XCode…

  3. Mas, bisa beri penjelasan untuk setting dari sisi client tidak mas?
    Kebetulan saat ini saya sedang mencoba untuk mengimplementasikan RT RW Net ini.
    Cma semua perangkat dibeli bertahap karena keterbatasan dana.

    • # antondodeng… Setting dari sisi Client ( untuk pelanggan yang mengunakan USB Adapter, termasuk USB Adapter Wajanbolic ) sama seperti setting kita koneksi Wifi Laptop ke Free HotSpot… tentunya bagi pengelola RT-RW-Net akan memberikan atau menentukan Passkey wifi-nya. Kalo pake Access Point Client sebaiknya ditentukan atau di setting oleh pengelola RT-RW-Net. Jadi sebaiknya mengunakan setting Access Point to Multi Point, sehingga Client bisa melakukan koneksi dari USB Adapter maupun dengan Access Point Client.

  4. Sipp Mas…

    Terimakasih untuk penjelasannya….

    Cukup jelas penjelasan dari mas nathan…

    Do-anya yah mas biar RT RW Net bisa cepat terealisir.

    Sekarang sedang dalam tahap produksi pembuatan tower mas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s