Setting Bridge Mikrotik Wireless RB411U

Penulis Artikel : Hartono

Mode bridge memungkinkan network yang satu  tergabung dengan network di sisi satunya  secara transparan, tanpa perlu  melalui routing, sehingga mesin yang ada di network  yang satu bisa  memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan  sisi  lainnya.

Berikut ini langkah-langkah setting mikrotik wireless sebagai Bridge :

  • Login ke mikrotik dengan winbox
  • Klik menu Interface, maka akan terlihat 2 interface Ethernet dan Wireless

  • Langkah selanjutnya mulai setting bridge dengan klik menu Bridge
  • Kemudian ADD Bridge dengan klik tanda plus+

  • Misalkan pada kolom Name: kita kasih nama bridge1 dan klik OK

  • Maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini

  • Selanjutnya adalah setting Bridge Port, masih pada menu Bridge klik tab Ports
  • Add Bridge Port yang pertama dengan klik tanda plus+
  • Pada bagian Interface misal pilih ether1 dan pada Bagian Bridge pilih bridge1 (sesuai dengan nama bridge yang tadi dibuat) kemudian klik OK

  • Add Bridge Port yang kedua dengan klik tanda plus+
  • Pada bagian Interface misal pilih wlan1dan pada Bagian Bridge pilih bridge1 (sesuai dengan nama bridge yang tadi dibuat) kemudian klik OK

  • Maka akan terlihat hasil pembuatan dari Add Bridge Port, seperti di bawah ini

  • Selanjutnya pengalamatan IP ADDRESS pada interface bridge1
  • Klik menu IP Address

  • Add Address dengan klik tanda plus +
  • Pada bagian Address isikan ip address yang kita inginkan, contoh seperti gambar dan pada bagian Interface pilih bridge1 dan klik OK

  • Hasilnya seperti pada gambar di bawah ini

  • Misalkan pada jaringan wireless ada gateway bisa dimasukkan ip gateway tersebut
  • Ketikkan ip route add gateway=10.0.2.1 dan Enter

  • Sekarang saatnya setting wirelessnya
  • Klik menu Wireless, kemudian klik 2 kali pada bagian wlan1
  • Klik tab Wireless

pada bagian Mode: pilih sebagai station pseudobridge

“pernah ada kasus dibagian sebagai Mode: station bridge dari mikrotik wireless (RB411U) ping
ke AP bisa Reply, sedangkan dari komputer klient Request timed out

pada bagian Band: pilih frekuensi sesuai jaringan anda

pada bagian SSID: sesuaikan dengan jaringan anda, contoh disini SSID dengan nama wireless

kemudian klik OK

  • Sekarang test ping ke gateway dari TerminalMikrotik, jika hasilnya Reply berarti sudah beres

  • Sekarang test ping ke gateway dari komputer klien, jika hasilnya Reply berarti sudah beres, tapi kalau hasilnya Request timed out coba cek lagi pada setting Mode wirelessnya
  • Contoh hasil ping dari komputer klien yang berhasil

One response to “Setting Bridge Mikrotik Wireless RB411U

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s